Cara mengatasi mengobati mencegah flu burung pada unggas bebek itik entok entog mentok
Flu
burung merupakan mogok bagi peternak itik karena dampak yang ditimbulkan
penyakit ini sangat merugikan peternak dan juga kecepatan serangan
penyakit ini sehingga peternak sering terlambat untuk mengobatinya dan
hanya bisa pasrah merenungi nasibnya. Ada juga yang bersegera memotong
seluruh itik yang terkena penyakit ini nya atau bahkan menjual itiknya
agar terhindar dari kerugian yang besar. Tindakan menjual itik saat
sedang terkena wabah flu burung sebenarnya merupakan tindakan yang
kurang elegant karena sama juga dengan memindahkankan masalah pada orang
lain dan dapat berpotensi memperluas penyebaran penyakit ini. Lalu
tindakan apa yang harus kita lakukan?
Peternak itik umumnya
mengenal penyakit flu burung dengan sebutan mata biru atau mata putih,
karena memang salah satu gejala yang umum terlihat adalah berubahnya
mata itik dari warna normal menjadi kebiruan atau timbulnya bintik putih
pada mata itik. Gejala lain yang menyertai penyakit ini adalah leher
itik sering terpuntir/tertikolis, lumpuh dan kejang2 sebelum kematian.
Kotoran itik yang terkena penyakit flu burung pun berubah menjadi hijau
walaupun memiliki perbedaan dengan kotoran itik akibat penyakit
ND/tetelo dimana flu burung kotorannya berwarna hijau pupus dengan
cairan bening kental sedangkan penyakit ND lebih menyerupai hijau lumut
campur putih pasta,
Cara sederhana lainnya untuk mengetahui
apakah itik kita terserang penyakit akibat virus semisal flu burung dan
ND atau bakteri semisal botulisme adalah dengan melihat perkembangan
banyaknya itik yang terserang. Bila jumlah yang terserang penyakit
meningkat secara drastis ( misal dari 10 ekor menjadi 20 ekor ) bisa
diduga itu merupakan penyakit akibat serangan virus. Namun bila jumlah
peningkatannya tidak drastis ( misal dari 10 ekor menjadi 12 ekor)
kemungkinan adalah akibat serangan bakteri. Virus flu burung pun
memiliki berbagai variant seperti Virus H5N1,DVH, dan Virus Influenza
type A.
Pengamatan sederhana yang dilakukan oleh Drh Mohamad Indro Cahyono menyimpulkan bahwa :
1. Virus H5N1 clade 2.3.2 : membunuh itik semua umur, dan ayam di sekitar kandang yang terkena wabah.
2. Virus DVH : Hanya membunuh itik muda berumur kurang dari 50 hari,
tetapi tidak menimbulkan kematian pada itik dewasa dan ayam sekitar
lokasi wabah.
3. Virus influenza tipe A (bukan H5N1) : Membunuh itik
semua umur (muda dan dewasa) tetapi tidak membunuh ayam di sekitar
lokasi wabah.
Lalu bagaimana agar itik terhindar dari penyakit
flu burung? Vaksinasi merupakan salah satu caranya tetapi tidak dapat
menjamin 100% bahwa itik yang telah divaksin akan terhindar dari
penyakit ini. Hal ini karena keberhasilan vaksinasi melawan penyakit
akibat virus hanya berkisar 90% dan juga ketidaktepatan cara, dosis dan
jenis vaksin yang diberikan dengan wabah yang menyerang membuat
vaksinasi tidak efektif 100% mencegah timbulnya flu burung dipeternakan
kita.
Penelitian Drh Mohamad Indro Cahyono juga membuktikan bahwa
dengan menyemprotkan larutan 10% pemutih ( bisa merk ba*klin, sun*lin)
pada lokasi wabah flu burung mampu membunuh virus H5N1 dan Influenza
type A dalam waktu 3 menit, dan virus DVH dalam waktu 5 menit. Larutan
10% pemutih dibuat dengan mencampur 1 bagian pemutih dengan 9 bagian
air. Pemutih pakaian mengandung Sodium Hypoklorit yang mampu membunuh
ketiga macam virus tersebut. Jadi dengan menggunakan pemutih tersebut
sebagai desinfektant kita dapat mencegah sekaligus membunuh virus flu
burung. Tentu saja hal ini juga harus disertai dengan menjaga kebersihan
peternakan dan kondisi kesehatan itik kita, karena virus mampu
menyerang setelah melumpuhkan sistem pertahanan tubuh itik dan ditandai
dengan munculnya gejala itik flu, batuk, ngorok dan penyakit pernafasan
lainnya akibat lumpuhnya sistem pengamanan pertama.
Untuk menjaga
kesehatan itik kita sekaligus mencegah wabah flu burung, itik dapat
kita berikan herbal/ekstrak semacam meniran, temulawak, temu ireng dan
sambiloto yang telah diteliti oleh IPB berkhasiat melawan flu burung.
Tentu saja anda dapat menambahkan sendiri herbal semacam daun pepaya,
daun sirsak, kunyit , jahe dan juga bawang putih karena herbal tersebut
juga memiliki sifat anti kanker.
Bagaimana jika sudah terlanjur
ada itik yang terserang penyakit tersebut? Itik yang terkena penyakit
tersebut kita pisahkan dan kotorannya dan alas kandangnya disemprot
dengan pemutih tadi agar tidak menyebar ke itik lainnya. Itik yang
terserang penyakit juga diberi vitamin semisal fort*evit atau neor*bion
dan asupan gula merah agar tubuhnya mampu melawan serangan virus dan
staminanya terjaga. Dalam kasus ini kadang pemberian vitamin dan gula
merah harus kita lolohkan/paksakan kedalam mulut itik.
Bagaimana
jika sudah banyak itik yang terserang penyakit ini ? Selain penggunaan
pemutih sebagai desinfektant tadi kita juga dapat menerapkan cara master
Betha Sutrisno untuk menanggulangi penyakit mata biru putih pada itik
dengan menggunakan :
1. Probiotik PTPG2 1 gelas
2. Amoxitin 15 gram ( multivitamin + antibiotik )
3. Coliquin 15 gram ( antibiotik )
4. Neo Meditril 15 gram ( antibiotik)
5. Therapy 15 gram ( antibiotik )
6. Air Bersih 15 liter
Campuran tersebut diberikan pada itik baik sebagai pembasah pakan
maupun sebagai minum itik secara bergantian yakni pagi probiotik +
amoxitin + coliquin + air bersih, dan sore probiotik + neo meditril +
therapy + air bersih. Dosis pengobatan diatas digunakan untuk 500 ekor
itik dan dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut.
Pertanyaannya kemudian adalah bukankah yang menyerang itik adalah
sejenis virus mengapa diberikan antibiotik yang merupakan obat anti
bakteri?. Diatas sudah dijelaskan bahwa virus dapat menyerang tubuh itik
setelah melumpuhkan sistem pertahanan di saluran pernafasan itik, nah
penyakit saluran pernafasan ini lah yang umumnya diakibatkan oleh
bakteri yang juga harus kita tanggulangi sehingga tubuh itik bisa
melawan virus ini.
Selamat mencoba dan salam sukses...penulis & editor penanggung jawab oleh..hj.arif-pirmansa pasuruan jawa imur
CERDES bekerja langsung ke pusat penyebab ngorok
yaitu saluran pernafasan, membunuh kuman, menghancurkan sel yang telah
terinfeksi dan mengeluarkan lendir yang menyumbat saluran pernafasan.
Aplikasi SPRAy membuat lebih efektif.
IMPROLIN-G Adalah Produk Suplemen Lengkap (Vitamin,
Mineral, Prebiotik, Asam Amino, Enzyme) Untuk Mencukupi Kebutuhan
Nutrisi Ayam Broiler Anda Sehingga Pertumbuhan Akan Lebih Cepat, Berat
Badan Tinggi/ Naik, FCR Rendah/ Turun, Mortalitas Rendah.
ZEROMON adalah formula penghilang bau secara cepat yang sangat efektif untuk meredam bau kotoran ternak, bau bangkai, bau sampah,
bau limbah pabrik dan lain-lain sebagai akibat dari gas amonia dan gas
metan.ZEROMON cepat larut di air dengan dosis yang hemat untuk
menghentikan bau dengan cepat.
PRONTECH adalah
produk antimicrobial compound berfungsi melindungi, mencegah dan
membasmi virus, bakteri dan jamur. Telah terbukti efektif untuk membasmi
virus H1N1, H5N1, Influenza, New Castle Desease, Corona
Virus, Gumboro dan lain-lain. Juga bekerja dengan sangat ampuh dalam
mengatasi bakteri E. coli, salmonella tiphosa, salmonella choleraesuis, streptococcus pneumoniae, staphylococcus aureusdan lain-lain
RUMEN AIDER merupakan supplement nutrisi ORGANIK untuk
hewan ternak jenis pemakan rumput. Rumen Aider mengandung semua nutrisi
yang dibutuhkan ternak seperti natural vitamin,
cheleated mineral, asam amino, prebiotik,enzim dan unsur-unsur penting
lainnya yang dibutuhkan oleh HEWAN TERNAK PEMAKAN RUMPUT untuk
pertumbuhan, produksi, reproduksi serta pemeliharaan status kesehatan.